Masih sepinya sentimen segar di pasar membuat rupiah tidak berkutik. Rupiah terus mengalami tekanan terhadap dolar. Rupiah akhirnya dibuka melemah 30 poin ke posisi Rp 9.220 per dolar Amerika pada pembukaan perdagangan Rabu (9/4) pagi ini.
Head of Treasury Division Bank NISP Suriyanto Chang mengatakan, sejak seminggu terakhir pergerakan rupiah sangat terbatas dan berada dalam kisaran sempit. Bank Indonesia (BI) terlihat menjaga rupiah dan menahan pelemahan rupiah lebih lanjut seiring anjloknya indeks saham serta turunnya harga obligasi pemerintah.
Menurut Chang, tingginya inflasi serta kembali merangkaknya harga minyak mentah ke level US$ 109 per barel membuat minat investor mengkoleksi rupiah semakin berkurang. Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin pendanaan pemerintah akan terganggu dan membuat nilai rupiah akan semakin merosot.
Sepanjang perdagangan Rabu hari ini Suriyanto Chang memperkirakan, rupiah akan bergerak di kisaran sempit, antara Rp 9.210 hingga Rp 9.225 per dolar Amerika.
“NEWS”
* Pingin dapat duit tiap kali blog/site anda dikunjungi/dibaca orang?!, Silahkan Download di sini
Untuk Info lebih lanjut silahkan Lihat disini
* Pengen dapet duit cuman modal nge-klik (GET PAID EVERY 30 SECOND)?!, Silahkan Download disini
Untuk info lebih lanjut silahkan Lihat di sini


















No comments:
Post a Comment